Sucikan Cinta Raih Bahagia Sep02

Tags

Related Posts

Share This

Sucikan Cinta Raih Bahagia

Dari berbagai sumber

Dari berbagai sumber

AQL Islamic Center – Fenomena pacaran di Indonesia sudah menggila. 51 % remaja di Jakarta sudah tidak perawan (BKKBN 2010). Perbuatan mereka telah menodai kesucian cinta. Menghilangkan kemuliaan alat reproduksi yang telah disucikan Allah. Menghancurkan generasi karena banyaknya aborsi.

Mereka telah melanggar perintah Allah dalam Surat Al Israa ayat 32 “Dan janganlah kalian mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan yang keji, dan suatu jalan yang buruk.”

Bagaimana bisa raih bahagia kalau cinta sudah ternoda?

Sebaik-baik ikhtiar yakni meminta kepada Allah. Karena Allah yang memberikan Jodoh dan Allah pula yang memberikan kehidupan pernikahan yang sakinah. Jaga Iffah atau kesucian dirimu. Karena Allah menyukai wanita yang menjaga kesuciannya hingga halal.

Pertahankan tauhid bahwa manusia diciptakan berpasang-pasangan. Janji Allah ini pasti tepat waktu karena sudah tertulis dalam lauhul mahfudz.

Dialah yang menciptakan kamu dari jiwa yang satu (Adam) dan daripadanya Dia menciptakan pasangannya, agar dia merasa senang kepadanya (Al-A’Raf : 189)

 

Mari kita simak quote dari pembicara seminar pranikah “Sucikan Cinta, Raih Bahagia (14/4/13)

Pernikahan sebagai proyek peradaban karena pernikahan merupakan awal dari pertarungan dunia.(Shofwan Al Banna)

Sucikan dirimu, Allah SWT akan memberikan pendamping yang suci bagimu. Jangan memulai dengan permulaan (cara) yang salah karna sudah pasti 50% Anda sudah salah. Misi penting meraih bahagia ialah jaga dirimu dan keluargamu dari siska api neraka. sucikan cinta raih bahagia. (Ustaz Bachtiar Nasir)

Tidak cukup dengan mencintai karena Allah tapi juga dengan cara yang di ridhoi oleh Allah. Salah satu terciptanya sakinah adalah menjaga kesucian kita agar terhindar dari kemaksiatan ( Ustaz Salim A.fillah)

Cinta sejati adalah cinta yang melahirkan rasa tentram (sakinah), rasa kasih (mawaddah), dan rasa sayang (rahmah) antar insan yang saling mencintai serta kemanusiaan universal

Cinta itu bisa membuat bahagia. Cinta itu bisa membuat semangat bekerja. Tapi yang patut dipertanyakan “apakah cinta itu SAH atau tidak?

Allah yang mencocokan hati kepada pasangannya. Kepada hati seorang hamba yang bersungguh-sungguh taat & meminta pada-Nya. (Ustaz Bachtiar Nasir)

Jangan menikah karena jatuh cinta, jangan menikah karena iba, menikahlah karena kamu merasa surga Allah (insyaAllah) lebih dekat jika bersamanya. Cinta bukanlah mencari yang sempurna, tetapi menerima pasangan dengan sempurna (Asmanadia)

Mintalah pada yaa waduud, Sang Pemberi Cinta Sejati yang maha mencintai hamba-hambanya yang shaleh.
Yaa waduud, Yaa Wadaud, Yaa Waduud, Yaa Rahman, Yaa Rahim.Jika suatu saat aku jatuh cinta, maka jatuhkanlah cintaku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatanku mencintai-Mu.

Mari sucikan cinta, agar kita bisa raih bahagia. Tunggu Seminar Pra-Nikah Islami (SPNI) – APWA berikutnya.