MISS WORLD HANYA DIGELAR DI BALI Sep07

Tags

Related Posts

Share This

MISS WORLD HANYA DIGELAR DI BALI

IMG_9772AQL Islamic Center – Desakan umat Islam Indonesia melalui aksi damai Tolak Miss World, mulai membuahkan hasil. Pemerintah yang semula bungkam, kini mulai bersuara akan mencabut izin penyelenggaraan puncak acara di Sentul International Convention Center (SICC), 28 September mendatang.

“Jadi tidak ada acara yang diadakan di luar Pulau Bali,” tutur Menko Kesra Agung Laksono dalam jumpa pers di rumah dinas Wapres Boediono, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu (7/9/2013) seperti dikutip dari Detik.

Pemerintah menggelar rapat di rumah dinas Wapres Boediono untuk membahas gelaran Miss World yang baru pertama kali diadakan di Indonesia itu. Dalam jumpa pers, Agung didampingi oleh Kapolri Jenderal Timur Pradopo dan Wamen Parekraf Sapta Nirwandar.

Kepolisian akan merevisi izin keramaian Miss World yang hanya akan berlaku di Bali. Agung Laksono meminta semua pihak bisa menerima keputusan ini. “Semoga semua bisa memaklumi hal ini dan semoga semua bisa berjalan dengan lancar dan sukses,” kata Agung Laksono.

Walau berlangsung di Bali, ajang Miss World 2013 tidak akan mengagendakan kontes bikini atau pakaian renang. Agung mengatakan kontes tersebut diganti dengan ajang pamer pakaian nasional masing-masing kandidat.

“Penyelenggaraan telah dilakukan sedemikian rupa sesuai dengan norma kebudyaan dan adat istidat ketimuran Indonesia,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Timur Pradopo menerangkan pengamanan akan melibatkan banyak elemen. Selain polisi, TNI dan masyarakat setempat juga akan diberdayakan untuk menjaga acara adu kecantikan itu.

Sehari sebelumnya, Forum Umat Islam (FUI) yang menggelar aksi di depan gedung MNC Tower, menyatakan pada 14 September mendatang akan mengepung Hotel Grand Hyatt tempat peserta Miss World menginap. Juga akan memblokir akses jalan menuju sentul.

“Kami siap berperang,” ancam Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shyhab di depan aparat keamanan dan sekitar seribu umat islam yang berdemo.

Oleh: Abu Lanang