Tags

Related Posts

Share This

Laporan: Mubarak Selama Ini Menyangka Jenderal As-Sisi Anggota Ikhwan

Laporan: Mubarak Selama Ini Menyangka Jenderal As-Sisi Anggota Ikhwan

Laporan: Mubarak Selama Ini Menyangka Jenderal As-Sisi Anggota Ikhwan

AQL Islamic Center – MANTAN Presiden Mesir Hosni Mubarak dilaporkan mengatakan bahwa pemberontakan 2011 yang menggulingkan dirinya dari kekuasaan telah dimulai pada tahun 2005 dan dihasut oleh Washington, sebuah koran Mesir melaporkan pada hari Ahad kemarin (15/9/2013).

Mengutip rekaman pernyataan Mubarak yang bocor, koran independen Mesir Youm 7 menerbitkan kutipan dari rekaman tersebut.

Mantan presiden yang dikutip oleh surat kabar itu mengatakan bahwa AS mengarang rumor tentang putranya Gamal Mubarak, yang menyebarkan berita bahwa Gamal ingin menggantikan pemerintahan ayahnya.

Koran tersebut juga mengutip Mubarak yang mengatakan bahwa akibat rumor itu menyebabkan anaknya menuai kecaman keras dari berbagai pihak.

Mubarak juga mengomentari situasi saat ini yang terjadi di Mesir. Mubarak mengatakan bahwa ia mengira panglima militer Jenderal Abdul Fattah as-Sisi adalah anggota Ikhwanul Muslimin sampai ia membuktikan bahwa dirinya salah dalam menilai As-Sisi.

Sisi menggulingkan Presiden Muhammad Mursi Islam pada bulan Juli, menyusul aksi protes massal menentang kekuasaan Ikhwanul Muslimin. Dia sebelumnya menjabat sebagai kepala intelijen militer di era Mubarak.

Mubarak dalam rekaman yang bocor tersebut juga mengatakan bahwa presiden Mesir berikutnya harus dari militer.

Pemimpin terguling yang jadi pesakitan itu menuduh pendukung Ikhwanul Muslimin menerima uang untuk terus melanjutkan aksi protes mereka di Rabaa al-Adawiya Square Kairo yang kemudian dibubarkan secara paksa oleh pasukan keamanan.

Mubarak juga menganggap bahwa Sinai telah hancur setelah Mursi merilis “teroris” dari tahanan di negara itu. Dia juga mengatakan bahwa pendukung Mursi dan demonstran Ikhwanul Muslimin akan mengakhiri demonstrasi mereka setelah para “teroris” itu kembali ditangkap.

Mubarak juga mengklaim jika Mantan Menteri Dalam Negeri yang saat ini dipenjara Habib el-Adly bebas dari penjara sekarang, maka dia akan mengurus semuanya (Sinai) dalam tiga hari.[fq/islampos/alarabiya/eka]