Tags

Related Posts

Share This

Militer Perancis Ikut Bantai Umat Islam di Afrika Tengah

1656224_720075451357869_2138005574_nAQL Islamic Center – Sekjen Komisi Internasional untuk Pengenalan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, Khalid Abdurrahman Syayi’, meminta Uni eropa melakukan tekanan kepada Perancis untuk menghentikan aksi – aksi kejam terhadap muslim di Republik Afrika Tengah ( CAR ), Sabtu ( 15/2) lalu.

Dikutip dari Dakwatuna, Khalid menyatakan pembantaian yang dialami warga muslim Afrika Tengah terjadi karena kerjasama milisi Kristen , pasukan pemerintah, dan juga pasukan Perancis yang sebenarnya bertugas menjaga dan mencegah terjadinya pertumpahan darah di negara tersebut.

Pernyataan ini didasarkaannya pada kesaksian saksi mata yang bisa dihubungi di Afrika Tengah. Menurut saksi mata tersebut, aksi pembantaian dilakukan dengan sistematis dan sangat kejam. Warga Muslim dibakar, dimutilasi, diputus lehernya, dipotong kelaminnya higga tewas dan sebagainya. Ratusan warga Muslim telah menjadi korban, dan ratusan ribu lainnya mengungsi ke negara tetangga.

 

Menurut Khalid , di antara bukti keterlibatan pasukan Perancis adalah merampas senjata warga muslim yg sebenarnya digunakan untuk membela diri. Setelah tanpa senjata , milisi – milisi Kristen dengan mudah menyerang dan membantai mereka. [Dakwatuna/Bersamadakwah/Ek]