Hak Waris Seorang Istri Jun12

Tags

Related Posts

Share This

Hak Waris Seorang Istri

houseAQL Islamic Center – Kajian tadabbur Qur’an Kamis pagi ini adalah surat al-Baqarah ayat 240-242 mengenai hak waris seorang wanita yang ditinggal suami menghadapNya.

Untuk membuka kajian, Ustadz Bachtiar Nasir mengingatkan kepada jama’ah yang mayoritas ibu-ibu tentang jenis-jenis wanita, diantaranya adalah: wanita pejuang seperti Khadijah dan Asiyah, wanita suci seperti Maryam, wanita pengkhianat, dan wanita penggoda. Lalu, beliaupun melanjutkan pembicaraan pada pembahasan utama.

Jika almarhum meninggalkan sebuah rumah tanpa keturunan, maka hak kepemilikan rumah tidak hanya milik si istri melainkan ada hak saudara dari almarhum disana. Tetapi jika si istri tanpa paksaan ingin meninggalkan rumah itu, pulang ke rumah orang tuanya misalnya, maka si istri memiliki kebebasan untuk menentukan pilihannya sendiri.

Jika ada dua kondisi dimana suami sudah tua atau sakit keras, sebaiknya suami melakukan dua hal penting bagi si istri. Pertama, hendaknya suami meninggalkan bekal bagi si istri selama setahun. Hal ini ditujukan agar si istri tidak terlantar.

Kedua, hendaknya suami berwasiat atas hak-hak dan kewajiban yang harus dilakukan si istri nantinya. Misal, membagikan warisan dengan tepat kepada ahlinya sesuai dengan ketentuanNya. Pada penutup surat 240 Allah bersabda: “… Allah maha perkasa lagi maha bijaksana.”