Berbuat Baik Jangan Ditunda Jun26

Tags

Related Posts

Share This

Berbuat Baik Jangan Ditunda

Hands holding sapling in soilAQL Islamic Center – Ada sebuah sya’ir  yang berbunyi seperti ini; “berbuat baik janganlah di tunda-tunda”

Orang yang berkata, saya tidak punya waktu, berarti ia dikendalikan oleh waktu, bukan dia yang mengendalikan waktu, padahal dunia menghargai orang yang melakukan kebaikan-kebaikan walau itu kecil, dibanding mereka yang berencana besar tapi tidak kunjung dilaksanakan.

Kalau ada yang paling pasti dalam kehidupan ini maka itulah kematian. Kalau ada orang tua yang tidak punya tabungan, mungkin dia menyangka dulu kalau-kalau dia tidak tua, kalau ada orang yang tidak punya persiapan ketika sakit, mungkin dia berfikir jangan-jangan saya tidak sakit. Bahayanya lagi kalau sampai dialam bawah  sadar manusia mengatakan, jangan-jangan saya tidak mati, jangan-jangna saya tidak berjumpa dengan Allah. Innaa lillahi wa innaa ilaihi raji’un.

Allah swt berfirman dalam Al-Qur’an untuk mengingatkan kita agar bersegera dalam berbuat kebaikan;

وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

Artinya: “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa” (QS. Ali-Imran: 133)

Ada hal yang sesegera mungkin kita harus lakukan, yaitu bertaubatlah kepada Allah yang akan membawamu ke surga. Kalau ada orang yang menunda taubat, berarti ia harus bertaubat dua kali. Pertama, dia harus bertaubat dari maksiat yang dia lakukan, yang kedua, dia harus bertaubat karena menunda taubatnya. Jadi menunda taubat itu berdosa dan itu bisa menjadikan seseorang itu tidak diterima taubatnya.

Ada dua hal yang harus disegerakan, beramal shaleh dan bertaubat kepada Allah SWT. Orang yang menyegerakan dua hal ini karena Allah, karena Rasul-Nya dan karena menurut penilaian orang beriman, maka dialah yang mengendalikan waktu dan dialah yang mengendalikan dunia. Karena itu berbuat baik, janganlah ditunda.

> Abu Mujahid