HafidzQu Jun30

Tags

Related Posts

Share This

HafidzQu

hafidz

AQL Islamic Center – Hari kedua Hafidz Qur’an yang diusung Trans 7, begitu meriah. Dihadiri oleh juri tamu Bunda Eci (Desi Ratnasari) dan ayah Irwan, pakar parenting yang juga aktif memberikan kajian parenting di AQLIC.

Hari itu, acara lebih seru karena ada game yang dilakukan oleh peserta. Game yang diketengahkan adalah puzzling. Peserta diminta untuk menyusun ayat-ayat yang tidak beraturan menjadi susunan surat yang utuh.

Abi Bachtiar selaku juri Tadabbur mengemukakan komentar mengenai surat al-Kaafiruun yang dibaca peserta. Beliau mengatakan bahwa pengulangan ayat yang ada dalam surat ini merupakan penegasan akan sesembahan orang mukmin dan orang kafir, dengan cara-caranya. “Surat ini menegaskan bahwa sesembahan orang kafir itu beda dengan orang mukmin, caranyapun beda,” kata ustadz Bachtiar.

Sedangkan ayah Irwan membeberkan habis mengenai psikologi anak yang berhubugan dengan pembetukan karakter. Beliau membahas tentang Character Building dan Creative Thinking yang sangat populer dalam keilmuan psikilogi. Bunda Eci yang bergelar M. Psi tak mau kalah berkomentar. Beliau menanggapi mengenai game yang mereka mainkan, merupakan tantangan bagi para pakar tekhnologi untuk menciptakan game edukatif yang Islami.

Acarapun ditutup dengan suasana riang. Semua senang, semua bahagia. Abi Bachtiar berharap agar acara ini dapat menginspirasi semua pihak, penonton yang ada di seluruh pelosok  negeri untuk menciptakan generasi Qur’ani demi terciptanya Indenesia berperadaban Qur’an. Wallahualam…