Tags

Related Posts

Share This

Idul Fitri versi Ibu-ibu di Gaza

kue lebaran di GazaDi sebuah sekolah di lingkungan Sheikh Radwan di mana terdapat banyak keluarga pengungsi dari Gaza Timur, para Ibu mencoba untuk memberikan suka-cita kepada anak-anak mereka dalam rangka Idul Fitri. Mereka membuat kue idul fitri sesuai dengan tradisi di lingkungan tersebut.

Ummu Mundzir, salah seorang pengungsi dari Syujaiyyah, mengatakan, “ini adalah bumi keteguhan, perlawanan, dan kemenangan.” Dia juga mengatakan, “Meskipun kami berada dalam situasi perang, kami tetap merayakan Idul fitri dan menyiapkan beberapa kue, walau disertai dengan adanya bom-bom, kapal-kapal perang. Kami tetap tabah dalam menghadapi itu semua. Kami akan terus melawan Yahudi, karena itu kami menjadikan kondisi anak tetap bahagia agar mereka tidak takut dan tidak sedih. Kami setiap saat tidak akan melupakan anak-anak kami, dan memberikan kepada mereka rasa senang, lalu mengatakan kepada mereka, ‘Kita semua, baik ibu-ibu maupun bapak-bapak akan terus bersama kalian. Dan insya Allah kita akan kembali ke rumah kita dan tetap tabah.’” Ada Ibu lain yang mengatakan. “Hari raya kami adalah hari raya para syuhada’, dan kami mempunyai Allah.”

Sumber : aljazeera.net