Tags

Related Posts

Share This

Selasa, hari Paling berdarah

selasa hr paling berdarahaqlislamiccenter.com |aljazeera.net : Jalur Gaza pada hari Selasa tanggal 29 Juli 2014 mendapatkan serangan terberat dari Israel sejak awal agresi militer Israel. Hal ini diduga sebagai aksi balas dendam atas kematian tentara Israel dalam jumlah yang cukup banyak. Sebanyak 140 Syahid di beberapa wilayah di Gaza. Puluhan warga menjadi syahid di jabaliya, beberapa wilayah Gaza timur, dan Khan Younis.

Menurut reporter aljazeera Wael Dahdouh menyatakan bahwa serangan pada selasa pagi sempat menurun, namun serangan bertubi-tubi dimulai pada hari selasa sore. Serangan yang simultan juga terjadi di Beit Hanoun di Jalur Gaza utara.

Sementara itu, reporter aljazeera Tamer Mishal menyatakan bahwa yang paling banyak di bawa ke kamp pengobatan di Gaza adalah anak-anak dan perempuan. Dan total jumlah korban sejak awal agresi militer Israel mencapai sekitar 1.220 tewas dan lebih dari tujuh ribu luka-luka.

Gelombang Serangan darat, udara, dan laut Israel yang belum terjadi sebelumnya dimulai setelah terbunuhnya puluhan tentara Israel dalam dua opearsi yang dilancarkan oleh Brigade Izzuddin al-Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Islam (Hamas).

Pesawat-pesawat Israel pada Selasa sore menargetkan kamp pengungsian di Jabaliya yang padat penduduk di Jalur Gaza utara dan menewaskan lebih dari puluhan orang Palestina. Hal ini sesuai dengan apa yang dilaporkan oleh reporter AlJazeera bahwa serangan yang massif ini merupakan bentuk respon dari Israel atas apa yang bentrokan yangterjadi antara Israel dan Hamas. Di Bi’r an-Na’jah juga dilaporkan adanya dua bersaudara yang menjadi pekerja di UNRWA yang menjadi Korban setelah mobil yang mereka naiki menjadi sasaran bom Israel.

Wael Dahdouh mengabarkan bahwa wilayah timur Gaza sepert Hayy Sya’f terjadi banyak kebakaran akibat bom berat yang dijatuhkan oleh pesawat-pesawat Israel, dan diyakini bahwa sebagian bom yang dijatuhkan merupakan bom belerang.

Reporter Aljazeera menduga bahwa serangan mematikan di wilayah Sya’f merupakan respon Israel atas penyergapan dan usaha penculikan terhadap tentara mereka.

Serangan mematikan lainnya juga terjadi di Khan Younis dan Rafah. Ada dua syahid di kamp Nushairat Gaza tengah. Beberapa syahid yang sudah dievakuasi di bawah rerruntuhan di Khan Younis, dan di Hayy Syujaiyyah. Serangan Israel juga menyebabkan kematian satu keluarga di Beit Hanoun, Khan Younis, dan Rafah.

Sumber : Aljazeera.net