Tags

Related Posts

Share This

Pertempuran Dimulai Lagi di Gaza

tank2AQL Islamic Center | Aljazeera.net: Faksi perlawanan Palestina pada Jum’at, 8 Agustus 2014, pagi waktu setempat kembali melanjutkan serangan yang menargetkan kota-kota Israel dengan rudal setelah berakhirnya gencatan senjata di Jalur Gaza tanpa ada kesepakatan mengenai perpanjangan.

Sementara itu pihak Israel pada saat berakhirnya gencatan senjata sudah terlihat menyiapkan pasukannya di wilayah yang berdekatan dengan perbatasan Jalur Gaza.

Reporter Aljazeera melaporkan, pasukan Israel sudah menargetkan serangannya di daerah Syeikh ‘Ijliin, sebelah barat kota Gaza.

Sementara Brigade al-Quds, sayap militer Jihad Islam dan Alawaiyah Nasir Shalahuddin, sayap militer Faksi perlawanan rakyat, keduanya telah meluncurkan rudalnya di daerah Asqalan dan Kissufim pada saat berakhirnya akhir gencatan senjata di Jalur Gaza.

Brigade Al-Quds dalam pernyataannya telah meluncurkan tiga rudalnya yang berjenis Grad dalam operasi yang mereka beri nama “al-Bunyaan al-Marshuus” dan rudal tersebut jatuh di daerah Asqalan (Ashkelon). Mereka juga menyatakan bahwa mereka telah berhasil menyerang kamp Eshkol dengan 5 rudalnya, dan mereka juga menargetkan kamp militer Israel di Nahil ‘Auz di sebelah timur kota Gaza.

Brigade Alawiyatun Nashir Shalahuddin menyatakan, pihaknya telah meluncurkan 2 rudal Gradnya ke daerah Asqalan. Menurut mereka, pada saat-saat berikutnya keadaan akan sangat penting, dan pejuang mereka menyatakan kesiapannya dalam menghadapi pertempuran..

Pihak Israel menyatakan, 17 rudal yang diarahkan ke wilayah Israel telah diluncurkan dari Jalur Gaza sejak pagi hari ini. Salah seorang polisi dan pejabat Israel mengungkapkan, para pejuang Gaza telah memulai meluncurkan rudal-rudalnya ke wilayah Israel, dan belum ada data resmi mengenai jumlah korban dalam serangan tersebut

Menurut pihak militer Israel, sistem Iron Dome di daerah Ashkelon telah berhasil menghalau beberapa rudal yang diluncurkan para pejuang Gaza.

Reporter Aljazeera Wajd Waqfi melaporkan, Israel telah mendistribusikan pasukannya di wilayah yang berbatasan dengan Jalur Gaza. Dan beberapa serangan Israel telah menargetkan lahan pertanian di wilayah timur dan utara Jalur Gaza.

Ia juga mengabarkan, sudah terlihat asap yang mengepul di wilayah Syujaiyyah. Dan para warga di Gaza dalam keadaan antisipasi dan siap siaga dalam menghadapi setiap perkembangan yang terjadi di Jalur Gaza pada saat-saat berikutnya.

Waqfi menambahkan, tuntutan warga Gaza adalah dibukanya blokade secara penuh. Dan tuntutan ini merupakan tuntutan yang paling ringan yang ingin dicapai warga Gaza yang tinggal di sebuah wilayah yang sudah dihancurkan dan diblokade secara penuh oleh Israel. Mereka telah hidup dalam kondisi yang sangat sulit.

Waqfi juga melaporkan, korban meninggal hingga hari ini meningkat menjadi 1893, setelah warga yang sebelumnya kritis akhirnya meninggal dunia.

Oleh: Khoirul Masmu’ | Sumber: Aljazeera.net