Tags

Related Posts

Share This

5 Warga Palestina Syahid Paska Gencatan Senjata

gaza1AQL Islamic Center | Aljazeera.net: Lima warga Palestina, termasuk seorang anak tewas dalam serangan Israel paska gencatan senjata. Sementara beberapa pasukan  Israel juga terluka dalam serangan rudal yang diluncurkan para pejuang Palestina.

Sumber medis di Gaza menyebutkan, sebanyak 3 warga yang meninggal dan 6 lainnya luka-luka dalam serangan Israel di Khan Younis. Dan sebelumnya ada seorang yang meninggal akibat serangan Israel di lahan pertanian di Rafah.

Dan yang menjadi korban pertama kali paska gencatan senjata adalah seorang anak kecil yang bernama Ibrahim Dawawisah yang meninggal akibat serangan Israel di dekat masjid di Syekh Radhwan di Kota Gaza. Jumlah tersebut menambah korban meninggal menjadi 1900 jiwa dan lebih dari 9000 orang luka-luka.

Kerusakan yang bertambah luas pun terjadi di tempat-tempat pemukiman dan infrastruktur di Gaza. Reporter Aljazeera Wael Dahdouh dan Tamer Misal mengabarkan, serangan Israel diarahkan ke wilayah Syekh Radhwan, Tuffah, Zaitun, dan Syekh ‘Ijliim. Serangan tersebut telah menghancurkan beberapa rumah, dengan kondisi hancur total dan hancur sebagian. Serangan juga diarahkan ke lahan pertanian di sebelah timur kota Gaza, Beit Lahiya sebelah utara Gaza, dan sebelah timur kamp al-Buraij di Gaza tengah.

Serangan Israel tersebut terjadi setelah faksi-faksi perlawanan yang ada di Gaza meluncurkan rudal-rudalnya ke wilayah Israel, seperti Eshkol dan lainnya. Sumber Israel menyatakan bahwa sudah ada sekitar 40 rudal yang diluncurkan oleh para pejuang Gaza setelah habisnya masa gencatan senjata pada Jum’at pagi jam 08.00 waktu setempat, pada 8 Agustus 2014.

Menurut media Ibrani, ada empat warga Israel yang terluka, termasuk seorang tentara yang mengalami luka berat. Bunyi sirine bahaya juga terus berbunyi di wilayah-wilayah yang berbatasan dengan Gaza. Tentara Israel menghimbau kepada warga Israel yang berdekatan dengan wilayah Gaza untuk mengungsi ke bunker-bunker yang aman.

Reporter Aljazeera melaporkan, ribuan warga Palestina pada Jum’at pagi, 8 Agustus 2014, telah meninggalkan tempat tinggal mereka karena takut akan adanya serangan-serangan terbaru yang akan dilancarkan Israel. Warga Gaza juga telah dalam keadaan yang siaga dan waspada akan adanya serangan Israel dalam jangkauan yang lebih luas.

Oleh: Khoirul Masmu’ | Sumber: Aljazeera.net