PESANTREN ANAK JALANAN “IBNU SABIL” JONGGOL Sep13

Tags

Related Posts

Share This

PESANTREN ANAK JALANAN “IBNU SABIL” JONGGOL

PESANTREN JONGGOL#4

AQL Islamic Center — Pimpinan AQL Islamic Center Ust. Bachtiar Nasir pada Sabtu (13/09/2014) meninjau Pesatren Ibnu Sabil, desa Sukasirna, Jonggol, Bogor, Jawa Barat, yang pembangunannya hampir selesai. Pesantren yang rencananya diperuntukkan bagi anak-anak jalanan dari Masjid Terminal (Master) Depok ini, dinyatakan didirikan pada 11 September 2014.

Dalam rapat koordinasi perdananya bersama tim managment AQL dan sejumlah pimpinan Master Depok, di ruang aula pesantren, Ust. Bactiar menjelaskan pemberian nama pesantren ini dengan nama “Ibnu Sabil”, karena sesuai dengan peruntukannya. “Ibnu dalam bahasa Arab berarti anak, dan Sabil berari jalan. Jadi Ibnu Sabil itu bermakna ‘anak jalanan’,” katanya.

Dari hasil koordinasi tersebut, disepakati di awal pengajarannya yang insya Allah dimulai pada tahun ajaran 2015, akan membuka kelas bagi anak-anak jalanan setingkat SD dan SMP. “Semua santri yang belajar di pesantren ini semuanya gratis, mulai dari biaya pendidikan akademiknya, biaya kebersihan santri berupa alat-alat mandi, hingga biaya kesehatannya dibiayai oleh management AQL,” ujar Ust. Bachtiar.

PESANTREN JONGGOL#6Karena itu, lanjutnya, semua tim AQL dan Master sebagai penanggungjawab program pesantren ini, diharapkan banyak-banyak berdo’a kepada Allah SWT, agar mengucurkan limpahan RahmatNya buat kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan Pesantren Ibnu Sabil. “Kita harus optimis, karena pesantren ini kemungkinan besar adalah sebagai pesantren anak jalanan pertama yang ada di Idonesia, sehingga akan ada banyak pihak yang akan mensupport keberadaan pesantren ini. ” tambah Ust.Bachtiar.

“Dan terutama kepada pimpinan di pesantren ini, juga guru-guru dan santrinya, harus banyak-banyak bermunajat kepada Allah SWT sebagai satu-satunya tempat berharap, agar bisa ‘melubangi’ langit Indonesia, khusus langit Jonggol, agar bank diberi limpahan rezeki,” tegasnya lagi.

Pembangunan fisik pesantren Ibnu Sabil ini bersumber dari dana hibah lembaga Qatar Charity yang mulai dikerjakan proyek pembangunannya pada 2013. Sedangkan lahannya yang mencapai sekitar 4 hektar, merupakan tanah wakaf dari jamaah AQL yang diserahkan pengelolaannya kepada Yayasan Peradaban Islam pimpinan Ust. Bachtiar Nasir.

Adapun bangunan fisik pesantren yang sudah selesai dibangun di atas lahan tersebut, terdiri dari sebuah bangunan Masjid, Klinik,  Asrama, Aula Serbaguna, sejumlah Ruang Kelas, sebuah Rumah Pengajar,  Kios Kantin, dan sejumlah Kamar Mandi & WC, serta dua buah Kolam Ikan.

PESANTREN JONGGOL#5Diperkirakan pada akhir tahun ini, seluruh fasiltas pesantren akan selesai dibangun dan diserahterimakan kepada management AQL. Saat ini pembangunannya sudah mencapai tahap perapian lahan halaman terbuka di sekeliling pesantren, termasuk fasilitas olah raga, yang akan dilapisi konblok.

Untuk pengelolaan Pesantren Ibnu Sabil ini, Ust. Bachtiar mempercayakan kepada Ust. Ali Nachrowi sebagai Direktur Pesantren. Sebelumnya ia sebagai staf pengajar di pesantren milik AQL lainya, yakni Ar-Rahman Qur’anic College (AQC) yang berada Desa Cirimpak, Megamendung, Puncak, Bogor. Sementara untuk staf pengajarnya akan melibatkan sejumlah ustadz di Master dan alumni Pesantren AQC.

PESANTREN JONGGOL#3

Teks: Abu Lanang | Foto: Ilham