Kenapa kita harus bersholawat kepada Nabi SAW. Sep29

Tags

Related Posts

Share This

Kenapa kita harus bersholawat kepada Nabi SAW.

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum wr. wb,

Ustadz, sebagaimana yang menjadi keyakinan kita sebagai umat Islam bahwa Nabi Muhammad SAW. itu adalah orang yang ma’shum, yang terjaga dari segala dosa, dan Allah SWT. sudah menjamin bahwa beliau adalah manusia pertama yang akan masuk surga. Lalu kenapa kita diperintahkan untuk selalu bersholawat kepada beliau, bahkan dalam setiap sholat yang kita lakukan kita selalu diwajibkan untuk selalu bersholawat kepada beliau?. Bukankah sebenarnya kita lebih perlu terhadap semua sholawat dan salam itu agar bisa selamat dan masuk surga karena kita tidak pernah lepas dari dosa dan khilaf? Mohon penjelasannya ustadz.

Hamba Allah.

Jawab:

Wa’alaikumsalam wr. wb,

Yang perlu kita pahami terlebih dulu adalah bahwa bersholawat kepada Nabi SAW. itu merupakan salah satu bentuk ibadah dan bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT., dan Allah SWT. memerintahkan kepada hambanya yang beriman untuk selalu bersholawat kepada Rasul-Nya Muhammad SAW. pada setiap kesempatan. Allah SWT. berfirman:

إِنَّ اللَّـهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. Al-Ahzab [33]: 56).

Rasulullah SAW. juga mengajarkan dan menganjurkan kepada umatnya untuk selalu bersholawat kepadanya, dan beliau juga menjelaskan pahala dan balasan bagi orang yang bersholawat kepadanya. Di antaranya adalah:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ ، أَنَّ ّرَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، قَالَ : ” مَنْ صَلَّى عَلَيَّ وَاحِدَةً ، صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW. bersabda: “Barangsiapa yang bersholawat kepadaku sekali maka Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim).

عن أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ , قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرَ صَلَوَاتٍ وَحُطَّتْ عَنْهُ عَشْرُ خَطِيئَاتٍ وَرُفِعَتْ لَهُ عَشْرُ دَرَجَاتٍ

Dari Anas bin Malik, ia berkata, “Rasulullah SAW. bersabda: “Barangsiapa yang bersholawat kepadaku sekali maka Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh, akan dihapuskan darinya sepuluh kesalahan dan dia akan diangkat sepuluh derajat.” (HR. Al-Nasa`i).

Sebagai bentuk ibadah yang diperintahkan oleh Allah SWT. kepada umat Islam tentunya kita sebagai hamba harus mentaati perintah tersebut dan melaksanakannya dengan penuh keikhlasan agar kita mendapatkan pahala dan ganjaran yang berlipat ganda dari Allah SWT. sebagaimana yang dijanjikan-Nya.

Dan sebagai bentuk ibadah dan pendekatan diri kepada Allah SWT. tentunya kebaikan dan keutamaan bersholawat itu akan kembali kepada orang yang melakukannya dengan penuh keikhlasan, dan bukan hanya untuk Nabi SAW. Hal itu sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits Nabi SAW. di atas. Dimana jika seseorang bersholawat kepada Nabi SAW. sekali maka Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali.

Nabi SAW. diutus oleh Allah SWT. kepada umat manusia sebagai rahmat dan pembawa hidayah yang menunjukkan manusia jalan menuju Allah SWT. serta menyelamatkan mereka dari kegelapan jahiliyyah menuju cahaya Islam. Dengan hal itu, tentunya Nabi punya jasa yang sangat besar bagi umat manusia sehingga sudah sepantasnya mereka bersyukur kepada Allah SWT. atas rahmat yang besar itu, dan mengungkapkan rasa terima kasih itu dengan selalu bersholawat kepada Nabi SAW.

Jika seseorang selalu menyebut-nyebut orang yang berjasa kepadanya dalam urusan dunia seperti guru yang mengajarkannya ilmu, dokter yang menyembuhkan penyakitnya atas izin Allah SWT. atau dermawan yang membantunya ketika dalam kesulitan, tentunya jasa Nabi SAW. yang merupakan sebab kebahagiannya di dunia dan dia akhirat lebih besar dan lebih mulia dari semua itu. Maka sudah seharusnya kita selalu bersholawat kepada Nabi SAW. di setiap kesempatan.

Syaikh Abdurrahman al-Sa’di dalam tafsirnya terhadap ayat 56 dari surat al-Ahzab di atas menjelaskan bahwa sholawat dan salam yang kita lakukan kepada Nabi SAW. itu merupakan amalan mengikuti Allah SWT. dan para malaikat-Nya, sebagai balasan terhadap jasa-jasa Nabi SAW. terhadap kita, sebagai penyempurnaan akan keimanan kita, pengagungan terhadap Nabi SAW, pengungkapan rasa cinta dan hormat kepada beliau, sebagai penambah amal kebaikan dan penghapus kesalahan kita.

Imam Ibnu al-Qayyim dalam kitabnya Jala` al-ifham fi fadhl al-sholat wa al-salam ‘ala khair al-anam menjelaskan bahwa Allah SWT. memerintahkan orang beriman untuk bersholawat kepada Nabi SAW. setelah memberitahukan bahwa Dia dan para malaikatnya bersholawat kepada beliau, hal itu berarti bahwa jika Allah SWT. dan para malaikatnya saja bersholawat kepada Nabi SAW., maka kamu sekalian lebih berhak dan patut untuk selalu bersholawat dan salam kepadanya atas apa yang telah kamu dapatkan dari berkah risalahnya.

Semoga kita termasuk orang selalu bersholawat dan salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. sehingga Allah SWT. juga selalu bersholawat untuk kita, menghapuskan segala kesalahan kita dan meninggikan derajat kita..amienn.

Wallahu a’lam bish shawab..