Murtad Karena Lalai Oct19

Tags

Related Posts

Share This

Murtad Karena Lalai

kiamat

AQL Islamic Center – Murtad karena lalai. Kalimat ini sering diperdengarkan oleh ustadz Ihsan Tanjung dalam ceramahnya di AQLIC setiap satu bulan satu kali. Tema yang beliau bawakan khusus membahas mengenai segala hal yang berhubungan dengan hari akhir. Kajian ini diadakan oleh DKM AQLIC sebagai syiar untuk mengingatkan khalayak akan hal yang pasti kedatangannya.

Ustadz Ihsan menjelaskan bahwa Rasulullah sedang berkumpul bersama sahabat dan beliau berkata, “suatu hari akan datang masa dimana seseorang yang mengaku beragama Islam dan mengakui al-Qur’an, tetapi gaya hidupnya mengikuti kaum Yahudi dan Nasrani.”

Bagi para sahabat, tentu hal ini tidaklah mudah untuk dibayangkan pada saat itu. Bagaimana mungkin seseorang yang beragama Islam dan menganut al-Qur’an tetapi bergaya hidup Yahudi dan Nasrani? Dan ternyata, apa yang Rasulullah katakan adalah zaman yang sedang kita jalani hari ini.

Ustadz Ihsan memberikan contoh, mengaku Islam tapi Islam Moderat, Islam Sekuler, Islam Liberal. Islam adalah Islam, kata Islam sudah cukup untuk menggambarkan satu identitas yang menyeluruh atas kehendakNya di atas muka bumi ini. Harus percaya diri dengan hanya satu kata ISLAM, tidak ada kata lain yang disandarkan setelah kata ini.

Contoh lainnya yang beliau kemukakan adalah hal yang sedang hangat diperbincangkan di bumi pertiwi. “Pesta lima tahunan bukanlah berasal dari ajaran Islam. Dan banyak orang yang beragama Islam di sini mengikutinya.” Begitu tegasnya.

Dengan beberapa contoh-contoh di atas, beliau mengingatkan jangan sampai umat Islam menjadi murtad karena kelalaiannya dengan mengikuti gaya hidupnya orang-orang barat yang notabene beragama Yahudi dan Nasrani.

Seseorang tidak perlu mengaku dirinya keluar dari Islam untuk menjadi murtad, tapi dengan segala perilaku yang tidak sesuai dengan ajaranNya sudah harus menjadi catatan penting bagi muslim lainnya untuk berkaca dan mengoreksi diri. Selebihnya saling mengingatkan dan melindungi dari fitnah yang sangat kejam ini. Wallahualam…