Tawakkal Setelah Ilmu Dan Iman Oct26

Tags

Related Posts

Share This

Tawakkal Setelah Ilmu Dan Iman

twwakal

AQL Islamic Center – Kata tawakkal merupakan kata yang sangat mudah dan sering diucapkan oleh banyak orang, tapi kadang belum tentu orang yang mengucapkan kata tersebut faham betul apa arti kata tawakkal. Sedikit tukilan tentang tawakkal, semoga dapat menjadi sebab terbukanya bab-bab lain tentang ilmu ini dalam kehidupan kita.

Kata tawakkal berasal dari bahasa Arab yang artinya pasrah atau menyaerah. Secara istilah, tawakkal berarti sikap pasrah dan menyerah terhadap hasil suatu pekerjaan atau usaha dengan menyerahkan sepenuhnya kepada Allah SWT .

Tawakkal dapat diberi pengertian berserah diri kepada Allah SWT setelah semua proses pekerjaan atau amalan lain sudah dilakukan secara optimal.  Tawakkal harus dilakukan setelah ada usaha dan kerja keras dengan mengerahkan segala kemampuan yang dimiliki. Akan tetapi, ketika seseorang belum berusaha  secara optimal untuk mencapai suatu angan atau cita-citanya, kemudian ia pasrah atau berserah diri, maka orang tersebut belum dapat dikatakan tawakkal.

Diantara dalilnya terdapat pada surat Al-Imran 159 dan Al-Maidah 23:

“Maka disebabkan rahmat Allah-lah kamu berlaku lemah membut terhadap mereka. sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu , kaena itu maafkanlah mereka dan bermusawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah, Sungguh Allah mencintai orang yang bertawakkal”. (Q. S. Al-Imran: 159)

“… dan bertawakkallah kamu hanya kepada Allah, jika kamu orang-orang yang beriman.” (Q. S. Al-Maidah: 23) 

Dikutip dari salah satu sesi ceramah di salah satu radio Islam terkemuka mengenai tawakkal bahwa mampunya seseorang bersikap tawakkal disebabkan karena imannya. Iman yang menghujam tajam pada hati seorang hamba akan memampukannya untuk bertawakkal atas apapun yang Allah kehendaki terhadapnya, seperti yang tertulis pada pernyataan di awal tentang arti kata tawakal.

Dan iman yang baik tidak akan datang begitu saja tanpa adanya ilmu. Keterkaitan antara iman dengan ilmu sangatlah erat sehingga keduanya tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Adanya iman yang baik pada diri seseorang terbentuk karena adanya ilmu. Ilmu tentang ketuhanan dan asmaul husna yang dimilikinya. Maka dari iman inilah lahir tawakkal.

Setelah keterkaitan antara ilmu dan iman inilah maka seorang hamba dapat mengaplikasikan kata tawakkal yang terdapat dalam surat Al-Maidah; 23, dan bertawakkallah kamu hanya kepada Allah, jika kamu orang-orang yang beriman. Dan bertawakkal merupakan perkara yang diwajibkan atas seorang muslim seperti yang ditegaskan dalam kedua ayat diatas. Wallahualam…