ASMA’UL HUSNA  MENGENAL ALLAH SEINDAH ASMA’-NYA Dec05

Tags

Related Posts

Share This

ASMA’UL HUSNA MENGENAL ALLAH SEINDAH ASMA’-NYA

AQL Islamic Center-

99-names-of-allahPengertian Asma’ul Husna

Asma’ul Husna terdiri dari dua kata, Asma’ dan Husna. Asma’ adalah jama’ dari kata ismun yang berarti nama, namun kalau kita telusuri lebih jauh lagi maka kita akan temukan kata sumuwwun yang bermakna tinggi. Jadi nama itu sebenarnya memiliki makna ketinggian. Itulah karena-Nya Allah SWT tidak menamakan nama-Nya dengan nama-nama yang rendah atau hina. Dibalik nama-nama-Nya, terdapat kata-kata dan sifat-sifat yang mulia dan sangat agung.

Adapun Al-Husna, adalah superlative atau ismul mubaalaghah dari kata Hasanun yang artinya baik. Jadi  Al-Husna bermakna, ‘yang baaaiiik sekali atau yang saangat indah’. Maka Asma’ul Husna adalah sekumpulan nama-nama Allah yang sangat baik dan sangat indah, ia memiliki makna dan efek yang sangat tinggi dan sangat mulia.

Karenanya, memepelajari ilmu ini, berarti mempelajari ma’rifah Allah lewat nama-nama dan sifat-sifat-Nya yang terambil dari nama-Nya, bukan dari yang kita karang sendiri, serta bukan mempelajarinya lewat ciptaan-Nya. Mempelajari ilmu ini juga harus merujuk pada Al-Qur’an dan hadits-hadits shahih. Sebab, ternyata 99 Asma’ul Husna yang sangat popular dimasyarakat kita dan banyak dihafal itu, setelah diteliti oleh para ulama, ada 21 nama dari 99 itu yang tidak ditemukan dalam Al-Qur’an dan hadits, itu hanyalah karangan manusia.

Ada juga nama-nama Allah seperti, As-Sittiiru, Al-Hannaan, Al-Mannaan dan beberapa nama lainnya yang tidak tercantum dalam yang 99 itu, namun justru itu yang disebutkan dalam hadits. Bahkan ada juga yang bukan nama-Nya tapi sifat-Nya, tapi itu dijadikan sebagai nama, padahal ada kaidah-kaidah bagaimana semestinya mempelajari Asma’ul Husna ini . Disinilah pentingnya kita belajar tadabbur Asma’ul Husna.

Urgensi belajar Asma’ul Husna

Belajar ilmu Asma’ul Husna, sebenarnya belajar ilmu paling tinggi dan mulia. Ketinggian sebuah ilmu  bukan di ukur dari tingginya gaji yang di peroleh, akan tetapi ketinggian ilmu itu di lihat dan di ukur dari sisi objek dan sasaran yang di pelajarinya. Dalam ilmu Asma’ul Husna, yang menjadi objek kajiannya adalah Allah. Adakah yang lebih penting untuk di pelajari, di kenal dan di fahami  selain Asma’ul Husna? Serta adakah yang lebih mendatangkan manfaat selain Allah? karenanya kita mempelajari sebuah ilmu, agar kita mendapatkan banyak manfaat dari objek ilmu itu.

Belajar Asma’ul Husna akan meluruskan pemahaman kita kepada Allah Azza Wajalla, sehingga tidak mudah berprasangka buruk kepada-Nya. Dengan mempelajari Asma’-Nya maka kita akan terhindar dari penyakit-penyakit  hati.

> Abu Mujahid