Dahsyatnya Berbuka Puasa Jul09

Tags

Related Posts

Share This

Dahsyatnya Berbuka Puasa

التمور

BAGI orang-orang yang berpuasa hendaknya tidak sekadar menikmati hidangan di hadapannya saat berbuka. Tetapi orang yang beriman seharusnya ia merasakan kebahagiaan bersama Allah saat berbuka puasa dengan penuh rasa takut dan pengharapan (khauf dan Roja’).

“Yaitu penuh rasa harap diberikan balasan langsung dari Allah SWT. Itu yang harus ada dalam hati orang beriman. Saat dia berbuka dia tersenyum seperti yang lain tersenyum, ia makan seperti yang lain makan, sementara hatinya bergejolak antara takut dan harap (khauf dan roja’) ingin sekali pada saat itu berjumpa langsung dengan Allah SWT, dan mengharapkan balasan langsung dari Allah tanpa perantara, tanpa ada jarak. Adakah suasana yang lebih hebat dari ini semua? Apa yang lebih dahsyat dari ini semua?”

Demikian disampaikan oleh Ustadz Bachtiar Nasir, Pimpinan Arrahman Quranic Learning (AQL) Islamic Center saat menyampaikan kuliah tujuh menit sebelum salat Tarawih di AQL Islamic Center, Jakarta, Rabu (8/7). Penjelasan tersebut berkaitan dengan hadits dari Rasulullah SAW bahwa: “Bagi orang yang melaksanakan puasa mendapatkan dua kebahagiaan, yaitu kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabbnya.” (muttafaq ‘alaihi)

Karena itu, dia mengajak umat Islam agar menjadikan momentum buka puasa untuk merasakan kebersamaan dengan Allah Azza wa Jalla. Buka puasa bukan sekadar seremoni tetapi menjadi momentum paling istimewa dengan suasana hati yang menginginkan perjumpaan langsung dengan Alllah. *azh